Jelaga: A Weblog

February 22, 2006

Rumah Baru

Filed under: Personal, Blogs

Sudah sejak seminggu lalu, saya memiliki rumah baru di dunia maya. Domain priatna.or.id saya peroleh gratis dari Depkominfo. Untuk kepemilikan domain .ID, Anda pun tentu dapat melakukan hal yang sama dengan mendaftar di Sistem Pengelolaan Domain .ID Kominfo. Untuk hosting, saya percayakan kepada whplus, penyedia layanan hosting yang murah tetapi tidak murahan.

Isi blog di sini saya pindahkan dengan mengikuti petunjuk dari Dudi Gurnadi. Terima kasih, Dudi.

Terima kasih juga untuk Blogsome yang telah menyediakan tempat ngeblog gratis selama ini. Pelayanan Blogsome selama ini sangat asyik. Di antara layanan sejenis, saya berani mengatakan bahwa Blogsome adalah yang terbaik! Saya meninggalkan Blogsome bukan karena tak cinta lagi, tetapi banyak hal yang ingin saya jajal, yang tak mungkin saya peroleh di sini, dan (apalagi) di layanan gratis lainnya. Salah satunya adalah proyek pribadi saya: silsilah.priatna.or.id.

Walaupun demikian, jangan khawatir, blog saya yang lain masih tetap saya simpan di Blogsome. :)

Jadi, ini adalah entri terakhir saya di sini; entri selanjutnya akan saya lakukan di blog saya yang baru.

PINDAH. Pemilik blog ini telah pindah rumah ke http://priatna.or.id. Silakan berkunjung. Mampir juga ya, di situs Silsilah Keluarga, siapa tahu kita bersaudara! :)

January 18, 2006

Duh, Akmal!

Filed under: Personal

Punya anak berumur 4 tahun memang menyenangkan, tapi terkadang menyebalkan juga. Dulu waktu dia belum bisa bicara, saya dan istri tak sabar, sering kali “menggugat” si kecil, “Kapan nih, Akmal bisa ngomong? Biar kita bisa ngobrol-ngobrol, ya.”

Sekarang umurnya sudah hampir 4 tahun, sudah lama bisa berbicara, bahkan terus-menerus bicara. Cerewet minta ampun! Kecuali dia sedang tertidur, saya belum pernah mendengar dia berhenti berbicara. Ada saja yang dia bicarakan, yang dia tanyakan. Jangan berharap dia akan berhenti bertanya sebelum jawaban kita memuaskannya. Menjengkelkan? Kadang. Tentu saja saya dan ibunya dengan sabar terus menjawab dan tidak menukas, “Udah ah, berisik. Tanya-tanya melulu!” Saya takut dia malah benar-benar berhenti bertanya. :) (more…)

PINDAH. Pemilik blog ini telah pindah rumah ke http://priatna.or.id. Silakan berkunjung. Mampir juga ya, di situs Silsilah Keluarga, siapa tahu kita bersaudara! :)

January 5, 2006

Sudoku

Filed under: Puzzles
Sudoku

Sudoku (atau ada pula yang menulisnya Su Doku) adalah sebuah puzzle yang didasarkan pada konsep Latin Square. Latin Square sendiri diperkenalkan pada tahun 1783 oleh Leonhard Euler, seorang matematikawan asal Swiss.

Papan Sudoku terbuat dari sembilan buah kotak berukuran 3x3 (kita sebut saja blok) yang disusun sedemikian rupa sehingga menghasilkan kotak besar berukuran 9x9. Beberapa kotak sudah diisi sebagai petunjuk awal dan tugas pemain adalah melengkapi angka-angka pada kotak yang lain sehingga keseluruhan papan permainan terisi secara lengkap. Tentu saja permainan ini ada aturannya, tetapi amatlah sederhana: kotak-kotak pada setiap baris, kolom, dan blok harus berisi sebuah angka yang unik dari 1 hingga 9. Angka-angka ini sebenarnya tidak memiliki hubungan aritmetis satu sama lain. Anda boleh menggantinya dengan 9 huruf, lambang, bahkan warna yang berbeda. (more…)

PINDAH. Pemilik blog ini telah pindah rumah ke http://priatna.or.id. Silakan berkunjung. Mampir juga ya, di situs Silsilah Keluarga, siapa tahu kita bersaudara! :)

December 27, 2005

Pelafalan Bilangan Desimal

Filed under: Matematika
Image taken from gettyimages.com

Bagaimana Anda melafalkan bilangan desimal ini: 1,23. Apakah satu koma dua tiga ataukah satu koma dua puluh tiga?

Telinga saya sering kali terganggu jika ada—terutama pembaca berita di televisi—yang melafalkan bilangan desimal dengan cara kedua. Bilangan desimal 1,23 seharusnya dibaca satu koma dua tiga bukannya satu koma dua puluh tiga. Tidak ada puluhan atau belasan atau ratusan atau jutaan dan seterusnya, di bagian desimal sebuah bilangan.

Anda harus membaca dua belas koma satu dua (bukan dua belas koma dua belas) untuk bilangan desimal 12,12. Bilangan desimal 3,123 harus dibaca tiga koma satu dua tiga dan bukan tiga koma seratus dua puluh tiga.

Itu pelafalan yang benar dan logis, karena jika Anda konsisten dengan cara pelafalan kedua, maka bilangan desimal 3,3333333 harus Anda baca sebagai tiga koma tiga juta tiga ratus tiga puluh tiga ribu tiga ratus tiga puluh tiga.

PINDAH. Pemilik blog ini telah pindah rumah ke http://priatna.or.id. Silakan berkunjung. Mampir juga ya, di situs Silsilah Keluarga, siapa tahu kita bersaudara! :)

December 13, 2005

Habis Dibagi

Filed under: Tips, Matematika, Hiburan

Sebuah percakapan filosofis terjadi pada suatu hari:

“Di antara bilangan 1 sampai 11, bilangan mana sajakah yang habis dibagi 2?”
“2, 4, 6, 8, dan 10.”
“Bilangan lainnya gak habis dibagi 2 ya?”
“Ya nggak lah.”
“Menurutku sih semuanya habis dibagi 2.”
“Oh ya? Terus, bagaimana 5 bisa habis dibagi 2?”
“Dua setengah dan dua setengah.” (more…)

PINDAH. Pemilik blog ini telah pindah rumah ke http://priatna.or.id. Silakan berkunjung. Mampir juga ya, di situs Silsilah Keluarga, siapa tahu kita bersaudara! :)

Next Page »

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here