Jelaga: A Weblog

August 9, 2005

Blogthing S.U.X.

Filed under: Personal, Blogs
Blogthing

Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, blog saya di blogthing tidak bisa lagi diakses. Sejak akhir bulan Juli lalu, penyedia layanan hosting blog gratisan ini mengalami masalah di database sehingga banyak blog yang terdaftar di sana tidak bisa tampil. Namun, meskipun tidak semua akun di server ini mengalami masalah seperti ini, ratusan pemilik blog sudah mulai marah-marah dan putus asa.

Admin sudah mengumumkan masalah ini, tetapi sampai sekarang mereka belum bisa memperbaiki dan kelihatannya belum ada tanda-tanda akan pulih dalam waktu yang singkat.

Di awal-awal ada masalah, pesan yang muncul saat mengakses blog adalah ini:

WordPress
Can’t select database

We were able to connect to the database server (which means your username and password is okay) but not able to select the wordpress13a5 database.

* Are you sure it exists?
* On some systems the name of your database is prefixed with your username, so it would be like username_wordpress. Could that be the problem?

If you continue to have connection problems you should contact your host. If all else fails you may find help at the WordPress Support Forums.

Dan sekarang, sudah parah seperti ini:

Not Found

The requested URL / was not found on this server.

Jadi, berhentilah berharap. Blogthing S.U.X.!

PINDAH. Pemilik blog ini telah pindah rumah ke http://priatna.or.id. Silakan berkunjung. Mampir juga ya, di situs Silsilah Keluarga, siapa tahu kita bersaudara! :)

July 14, 2005

Please…

Filed under: Personal

Menyebalkan!

Seorang teman kerja saya—perempuan—sering kali menelepon meminta bantuan soal komputer. Saat meminta tolong, suaranya berubah menjadi memelas dengan intonasi seperti seorang ibu yang sedang menasihati anaknya.

“Ka, tolongin dooong… Pleeeease.”
“Ada masalah apa?”
“Aku kok gak bisa save file sih.”
Error-nya apa?”
“Gitu-gitu deh, gak ngerti.”

Sebenernya gak begitu bermasalah dengan permintaan-permintaannya, hanya saja saya kok semakin sebal dengan gaya memelasnya itu.

“Ka, aku ada problem komputer nih. Tolongin dooong….”
“Problem apa, ya?”
Pleeeease.”
“IYA, problemnya APA?”
“Kok kamu marah gitu sih?”

&#[$&)%*(@*!!

PINDAH. Pemilik blog ini telah pindah rumah ke http://priatna.or.id. Silakan berkunjung. Mampir juga ya, di situs Silsilah Keluarga, siapa tahu kita bersaudara! :)

July 8, 2005

Penipuan Lewat SMS

Filed under: Personal
SMS Palsu

Malam tadi saya menerima sebuah SMS dari nomor +6281319538607 yang menyatakan bahwa saya mendapatkan hadiah dari Telkomsel. Isi pesan tersebut adalah:

Plgn Yth: No.SIM CARD anda m-dptkan POINT Hadiah dari PT. TELKOMSEL. Hub Call Center: 021-70029792 021-70170974
Pengirim:
+222

diikuti dengan 34 buah baris kosong.

Entah ini kali keberapa mendapat SMS sejenis ini, saya tidak pernah iseng menghitung. Dulu di awal-awal, saya biasanya membalas dengan “BOHONG!”, “TIPU NI YEEE!”, “DUNGU LU!”, dan sejenisnya. Sekarang sudah malas dan bosan karena saking seringnya.

Suatu kali, paman saya pernah mencoba menelepon nomor yang disebut-sebut sebagai call center itu. Pura-pura tertarik, paman mendengarkan penjelasan si penipu dengan tekun. Sandiwara harus terhenti karena ketika si penipu sedang membacakan nomor rekeningnya, paman terkikik pelan. Telepon langsung ditutup sepihak.

Heran, hari gini ternyata masih saja ada orang jahat nan keji bin biadab yang mencoba melempar manggis, menipu dengan harapan ada yang percaya; yang pada kenyataannya, ternyata memang banyak yang percaya dan lalu tertipu.

Sudah banyak cerita di media massa yang memberitakan korban-korban penipuan SMS yang kehilangan puluhan juta akibat terlalu girang mendapat keberuntungan tanpa teliti mengecek terlebih dahulu kebenarannya.

Bagaimana ya, caranya biar praktik penipuan lewat SMS ini bisa diberantas secara efektif? Sepertinya harus ada usaha proaktif yang lebih giat dari pihak kepolisian, bahu-membahu dengan penyedia jasa telekomunikasi, serta perbankan.

PINDAH. Pemilik blog ini telah pindah rumah ke http://priatna.or.id. Silakan berkunjung. Mampir juga ya, di situs Silsilah Keluarga, siapa tahu kita bersaudara! :)

April 5, 2003

Hantu

Filed under: Personal, Khazanah
Hantu

Tetangga saya bercerita dengan semangat bahwa dua malam yang lalu, sewaktu dia terbangun tengah malam, dia mendengar suara cewek tertawa ngikik beberapa kali. Tengah malami! Menurutnya, diperkirakan suaranya datang dari kebun kosong di depan rumah saya.

“Waah, itu sih kuntilanak!” timpal tetangga yg lain.

Ah, masa sih? Bisa jadi kan, suara itu memang benar-benar suara cewek yg kebetulan lewat sana?

“Jam satu malam? Yang bener aja!”

“Saya pernah lho, liat kelebatan hitam yang perginya ke sumur tua itu!”

“Pasti kuntilanak!!!”

Hiiiii….

Di mana pun, cerita hantu selalu ada. Entah itu di budaya Barat, apalagi di Timur yang tradisi kleniknya masih sangat kental. Dan hantu sudah jadi bagian dari kebudayaan, diakui ataupun tidak. Bisa jadi dia adalah representasi dari ketakutan-ketakutan kita pada segala hal yang berhubungan dengan kehidupan gaib, seperti kematian; wujud ketakutan kita pada apa yang tak terjelaskan tetapi ada dan mengancam…

Dan pada perkembangannya, hantu ternyata sudah menjadi komoditi. Coba lihat di televisi, tak ada satu hari pun yang terlewatkan tanpa acara hantu-hantuan ini. Saking banyaknya, jadinya malah sudah tidak seram lagi. Mungkin kalau kelak saya bertemu dengan hantu sebenarnya, bisa jadi saya malah mengajak salaman, “Eh, kamu yang di tipi itu ya? Minta tanda tangannya doong!” :)

Pernah lihat hantu?

[entri lama]

PINDAH. Pemilik blog ini telah pindah rumah ke http://priatna.or.id. Silakan berkunjung. Mampir juga ya, di situs Silsilah Keluarga, siapa tahu kita bersaudara! :)

« Previous Page

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here