Kubus rubik (biasa disebut rubik saja) adalah sebuah kubus mekanis yang keenam sisinya terdiri dari 9 kotak kecil. Pada setiap sisinya, kesembilan kotak kecil tersebut diberi warna yang sama sehingga pada setiap rubik ada enam warna yang berbeda. Setiap kotak kecil—kecuali kotak di bagian tengah—bisa diputar dan dipindah-pindahkan posisinya. Pemain akan berusaha mengatur posisi warna-warna di rubik sehingga kembali ke posisi semula, yaitu posisi di mana setiap sisi pada kubus tersebut memiliki warna yang sama.
Permainan ini ditemukan oleh Ernő Rubik, seorang pemahat dan arsitek asal Hungaria, pada tahun 1974. Dibutuhkan waktu beberapa tahun sebelum akhirnya demam rubik melanda seluruh dunia di tahun 1980. Awalnya rubik dibuat dengan ukuran 3x3x3. Namun pada perkembangannya, rubik dibuat dengan ukuran 2x2x2, 4x4x4, 5x5x5, bahkan ada yang berbentuk piramid!
Saya sendiri mengenal rubik (berukuran 3x3x3) sejak kelas 5 SD sebagai hadiah ulang tahun dari kakak sepupu saya. Senang sekali, apalagi saya juga diberi sebuah buku kecil tentang rubik dan bagaimana cara menyusun rubik. Saya lupa berapa persisnya waktu tercepat yang pernah saya capai untuk menyelesaikan sebuah rubik, kalau tidak salah antara 4 sampai 5 menit memakai metode layer: menyelesaikan lapisan pertama dahulu, kemudian lapisan kedua, lalu lapisan terakhir.
Kebanyakan orang memang menggunakan metode layer karena tingkat kesulitannya yang rendah. Namun untuk sebuah lomba rubik (speedcubing), metode ini dianggap terlalu lamban. Sehebat apa pun Anda, dengan metode ini Anda akan melakukan lebih dari 100 langkah. Padahal dengan metode yang lain, Anda bisa melakukan hanya dengan 45-60 langkah. Anda bisa mempelajari metode lain seperti metode Petrus atau Fridrich.
Ya, menyelesaikan rubik ini diperlombakan juga. Kejuaraan dunia rubik 2005 akan diadakan dalam waktu dekat di Florida, AS, pada tanggal 5 dan 6 November 2005. Kejuaraan kali ini dipastikan akan berlangsung istimewa karena bertepatan juga dengan perayaan 25 tahun permainan rubik. Saat ini rekor dunia untuk rubik 2x2x2 dipegang oleh Shotaro Makisumi dari Jepang dengan catatan waktu 4.13 detik. Ukuran 3x3x3 juga dipegang oleh Shotaro dengan waktu 12.27 detik. Ukuran 4x4x4 oleh Chris Hardwick asal AS; 55.38 detik. Ukuran 5x5x5 oleh Frank Morris; 111.41 detik. Selengkapnya.
Sementara itu, turnamen speedcubing rubik yang baru lalu diadakan di Dallas, AS, pada 13 Agustus. Pada kelas rubik 3x3x3, Shotaro Makisumi menduduki juara pertama setelah berhasil menyelesaikan rubik dalam waktu hanya 15.51 detik (ini waktu rata-rata dalam 5 kali kesempatan; waktu tercepat yang dia capai adalah 12.27)!! Shotaro juga yang pada turnamen ini menjuarai kelas one-handed (menyelesaikan rubik dengan sebelah tangan. Ya, sebelah tangan!) dengan catatan waktu rata-rata 32.74 detik. Anda bisa terkaget-kaget bila melihat kecepatan tangan mereka saat kejuaraan di Dallas. Bisa Anda download di sini.
Gila! Menyelesaikan rubik hanya dalam hitungan detik? Bila dibandingkan dengan kecepatan yang saya peroleh… duh.
PINDAH. Pemilik blog ini telah pindah rumah ke http://priatna.or.id. Silakan berkunjung. Mampir juga ya, di situs Silsilah Keluarga, siapa tahu kita bersaudara! :)